Jumat, 24 September 2021

MENGENAL PROSESI PERNIKAHAN ADAT JAWA DAN MAKNANYA by HELLO WEDDING ORGANIZER

(Foto by Hello Wedding Organizer)

Menikah adalah salah satu hal paling istimewa dalam kehidupan seseorang, dimana dalam sebuah pernikahan, dua keluarga akan disatukan menjadi sebuah keluarga besar, tidak peduli berasal dari suku yang sama atau berbeda. Tidak sedikit daerah di negeri ini yang memiliki tradisi yang kerap dirayakan dengan rangkaian upacara adat yang sakral dan suci, salah satunya adalah Adat Jawa.

Pernikahan adat jawa dirayakan dengan rangkaian upacara adat yang sakral dan suci, yang mungkin calon pengantin sudah tidak asing lagi dengan runtutan prosesinya. Namun, dibalik upacara adat jawa yang dijalani, terdapat makna mendalam dibalik prosesinya.

Sebelum masuk ke prosesi pernikahan adat jawa, calon pengantin harus melangsungkan lamaran terlebih dahulu. Lamaran merupakan langkah awal dari kesungguhan sebuah hubungan. Inti dari prosesi ini, untuk menanyakan kesediaan sang gadis untuk dipersunting sebagai istri. Pada acara ini jejaka menyerahkan pengikat berupa paningset berupa cincin kawin, perlengkapan sandang wanita dan kain batik.

(Foto by Hello Wedding Organizer)

Berikut adalah Prosesi Pernikahan Adat Jawa dan Maknanya :

1.       Pasang Tarub

Pasang tarub digunakan sebagai tanda resmi bahwa akan ada hajatan mantu di rumah yang bersangkutan. Didahului dengan Pasang Bleketepe, yaitu anyaman dari daun kelapa (janur) yang merupakan simbolis sebagai peneduh, yang dulunya digunakan untuk para tamu yang tidak bisa ditampung keseluruhan didalam rumah yang punya hajat yang sekarang ini diganti dengan tenda yang berwarna-warni.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

2.       Pasang Tuwuhan

Tuwuhan biasanya dipasang di pintu masuk dan biasanya berupa tumbuh-tumbuhan yang masing-masing mempunyai makna. Tuwuhan terdiri dari :


a)   Pohon Pisang Raja yang Buahnya Sudah Masak

Diharapkan pasangan yang akan menikah telah mempunyai pemikiran dewasa dan matang. Sedangkan pisang raja mempunyai makna, pengharapan agar pasangan yang akan dinikahkan kelak mempunyai kemakmuran, kemuliaan dan kehormatan seperti raja.


b)   Tebu Wulung

Tebu wulung berwarna merah tua sebagai sumber manis. Hal ini melambangkan kehidupan yang serba enak. Sedangkan makna wulung bagi orang Jawa berarti sepuh atau tua. Setelah memasuki jenjang perkawinan, diharapkan kedua mempelai mempunyai jiwa sepuh yang selalu bertindak dengan cara bijaksana.


c)    Cengkir Gadhing

Merupakan symbol dari kandungan tempat si jabang bayi atau lambang keturunan.


d)   Daun Randu dari Pari Sewuli

Randu melambangkan sandang, sedangkan pari melambangkan pangan. Sehingga hal itu bermakna agar kedua mempelai selalu tercukupi sandang dan pangannya.


e)   Godhong Apa-apa (Daun yang Bermacam-macam)

Seperti daun beringin yang melambangkan pengayoman, rumput alang-alang dengan harapan agar terbebas dari segala halangan.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

3.        Sungkeman

Prosesnya dimulai dari sungkeman kepada orangtua calon pengantin wanita, lalu kemudian sungkeman kepada orangtua calon pengantin pria. Ketika melakukan sungkeman kedua mempelai pengantin berjongkok dan seolah-olah menyembah kedua orangtua mereka.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

4.       Siraman

Acara siraman yang dilakukan sebelum upacara pernikahan ini bertujuan untuk membersihkan jiwa dan raga. Air yang merupakan campuran dari bunga setaman yang disebut Tirta Perwitosari yang jika memungkinkan dapat dicampur dengan 7 sumber mata air yang melambangkan sumber kehidupan. 


(Foto by Hello Wedding Organizer)

Sebelum siraman dilakukan, Duta Tirta yaitu orang yang dikirim oleh pihak keluarga pengantin putri untuk membawa sebagian Tirta Perwitosari ini ke rumah calon pengantin pria, untuk dipakai siraman calon pengantin pria. 


(Foto by Hello Wedding Organizer)

Siraman diawali dengan kedua orangtua beserta pini sepuh, yang diharapkan nantinya bisa dijadikan panutan bagi calon pengantin dan diakhiri dengan Pemaes. Biasanya berjumlah tujuh orang, kata tujuh sendiri berasal dari kata Pitu atau Pitulungan dari bahasa jawa yang artinya penolong.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

5.       Pecah Kendi

Sebagai tanda sudah pecah pamor, artinya putrinya sudah siap untuk menikah. Pecahan kendi ini disebut juga dengan kreweng, yang digunakan sebagai alat jual nantinya di acara dodol dawet.


(Foto by Hello Wedding Organizer)


6.        Gendhongan

Kedua orangtua calon pengantin wanita menggendong secara simbolis yang melambangkan sudah mengentaskan putri mereka.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

7.        Dodol Dawet

Kedua orangtua mempelai putri jualan dawet, yang mempunyai makna memberi contoh bagaimana nantinya mencari nafkah sebagai suami istri. Uniknya, orang yang membeli dawet ini menggunakan kreweng atau pecahan kendi tadi dan bukan menggunakan uang.


(Foto by Hello Wedding Organizer) 

8.       Tumpengan

Acara tumpengan disini menggunakan Tumpeng Robyong dimana kedua orangtua calon pengantin wanita melakukan suapan yang terakhir kepada putrinya. Lalu dilanjutkan dengan acara ramah tamah beserta tamu, yang menandakan diakhirinya upacara siraman.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

9.        Dulangan

Dulangan berarti suapan terakhir, ritual pernikahan adat jawa yang satu ini melambangkan tanggungjawab terakhir orangtua terhadap anaknya. Momen ini cukup mengharukan karena sekaligus melepas anak untuk membangun keluarganya sendiri. 


(Foto by Hello Wedding Organizer)


10.    Ngitung Kreweng

Uang kreweng terbuat dari tanah liat dan dibuat berbentuk bulat dan lebih besar daripada koin pada umumnya. Uang kreweng ini dipakai untuk membeli segelas dawet yang dijual oleh orangtua calon pengantin wanita.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

11.    Tanem Rikmo

Ritual pernikahan adat jawa selanjutnya adalah memotong sedikit rambut kedua calon pengantin lalu menanamkannya. Ritual adat jawa ini bertujuan agar kedua calon pengantin dijauhkan dari segala hal buruk dalam rumah tangga. 



(Foto by Hello Wedding Organizer)

12.    Lepas Ayam Dere

Lalu dilanjutkan dengan pelepasan ayam jantan hitam sebagai bentuk keikhlasan orangtua melepas anaknya hidup mandiri. Seperti seekor ayam yang bisa mencari makan sendiri. 


(Foto by Hello Wedding Organizer)

13.    Midodareni
Midodareni dilangsungkan pada malam hari, dimana calon pengantin pria datang dan menghantarkan seserahan kepada calon pengantin wanita. Pada malam midodareni ini, keluarga besar calon pengantin pria berkunjung ke rumah calon pengantin wanita untuk mempererat tali silaturahmi. Pada malam midodareni, calon mempelai wanita hanya diperbolehkan berada di dalam kamar pengantin dan yang bisa melihatnya hanya saudara serta tamu perempuan saja. Bahkan, calon mempelai pria dilarang melihat calon istrinya di malam tersebut.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

Berikut adalah Prosesi Midodareni :


a)    Jonggolan

Dalam tahapan ini, calon pengantin pria datang ke rumah calon pengantin wanita untuk bertemu orangtuanya. Kedatangannya tersebut bertujuan untuk menunjukkan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan hatinya telah mantap untuk menikahi putri mereka. Didampingi oleh perwakilan keluarga besar, calon pengantin pria datang sembari membawa berbagai seserahan berupa barang keperluan sehari-hari dalam jumlah ganjil. Selama berada di rumah calon pengantin wanita, calon pengantin pria menunggu di beranda dan hanya disuguhi air putih oleh calon ibu mertuanya.


        

         

(Foto by Hello Wedding Organizer)

b)   Tantingan
Setelah calon pengantin laki-laki datang dan menunjukkan kemantapan hatinya, kini saatnya calon mempelai perempuan ditanyakan kembali apakah sudah mantap menerima pinangan kekasihnya tersebut. Pada malam midodareni, calon mempelai perempuan sudah mulai menjalani masa pingitan sehingga nggak diizinkan keluar kamar selama waktu yang ditentukan. Karena itulah, kedua orangtua akan mendatangi calon pengantin perempuan di dalam kamar dan menanyakan kemantapan hatinya untuk berumah tangga.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

c)   Penyerahan Catur Wedha
Ayah dari calon pengantin wanita memberi petuah kepada calon pengantin pria, petuah bagaimana menjadi suami dan ayah, bagian dari masyarakat dan hamba Tuhan. Calon pengantin putra mendengarkan nasihat yang tertuang dalam ajaran Catur Wedha (Empat Petunjuk) yaitu berisi 4 Pedoman Hidup (Hangayomi, Hangayani, Hangayemi dan Hanganthi) yang diharapkan bisa menjadi bekal untuk kedua calon pengantin dalam mengarungi hidup berumah tangga.
      

(Foto by Hello Wedding Organizer)

d)   Wilujengan Majemukan
Silaturahmi antara keluarga calon pengantin pria dan wanita untuk merelakan anak mereka membangun rumah tangga. Kemudian, keluarga calon pengantin wanita memberikan angsul-angsul untuk pihak keluarga pria. Namun yang tidak boleh ketinggalan adalah kancing gelung, berupa seperangkat pakaian lengkap pria beserta keris pusaka untuk dikenakan dan disandang ketika upacara panggih, yang bermakna bahwa calon pengantin pria diharapkan menjadi pelindung bagi keluarganya kelak.

(Foto by Hello Wedding Organizer)

14.     Akad Nikah/ Pemberkatan
Hari berikutnya adalah acara inti yang merupakan puncak dari seluruh rangkaian yang telah dijalankan. Disini akan terselenggara upacara pernikahan serta resepsi pernikahan dan tentunya, terdapat serangkaian proses adat juga yang bertujuan untuk kebahagiaan hidup baru kedua mempelai dalam menjalani rumah tangganya. Momen ini adalah ketika kedua mempelai bersumpah di hadapan penghulu/ pendeta, orangtua, wali, dan tamu undangan untuk meresmikan pernikahan mereka secara keagamaan. 
        
(Foto by Hello Wedding Organizer)

15.    Panggih

Kata Panggih jika diartikan berarti bertemu. Setelah sah dan resmi sebagai suami dan istri, kedua mempelai dipertemukan di kursi pelaminan. Sebelumnya mempelai wanita telah lebih dulu duduk di pelaminan bersama kedua orangtuanya.


Berikut adalah serangkaian Prosesi Panggih :


a)   Pasrah Pisang Sanggan

Pisang mengandung arti jenis buah-buahan dan Sanggan yang berarti segala hal untuk menyangga. Sanggan pada umumnya dikenal dengan tebusan.


(Foto by Hello Wedding Organizer)


b)   Balangan Gantal

Balangan berarti melempar, sedangkan Gantal berarti daun sirih yang sudah diikat dengan benang. Suruh yang diikat dengan benang sebagai lambang perjodohan dan telah diikat dengan tali suci.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

c)   Wijidadi

Mempelai pria menginjak telur ayam hingga pecah dengan kaki kanan, kemudian mempelai wanita akan membasuh kaki sang suami dengan air bunga. Proses ini melambangkan seorang suami dan ayah yang bertanggung jawab terhadap keluarganya dan istri yang taat melayani suaminya.


(Foto by Hello Wedding Organizer)


d)    Junjung Derajat

Dalam prosesi ini mempelai pria mengangkat tubuh pengantin putri dengan maksud menjunjung derajat atau mengangkat derajat istrinya sehingga posisinya sama dengan suami.


f)    Unjukan Tirto Wening

Orangtua mempelai wanita saling bergantian memberikan Tirto Wening kepada kedua mempelai sebagai ucapan selamat datang dan diterimanya pengantin pria menjadi salah satu anggota keluarga.


g)    Sinduran

Dalam ritual ini, ayah mempelai wanita menuntun pasangan pengantin ke kursi pelaminan, ibu pengantin perempuan menyampirkan kain sindur sebagai tanda bahwa sang ayah menunjukkan contoh yang baik dan sang ibu memberikan dukungan moral.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

i)     Pangkon

Pasangan pengantin duduk di pangkuan ayah mempelai wanita, dan sang ayah akan berkata bahwa berat mereka sama, berarti tanda kasih sayang orangtua terhadap anak dan menantu sama besarnya, tidak membeda-bedakan.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

h)   Tanem Jero

Ayah mempelai wanita mendudukkan kedua mempelai di kursi pengantin sebagai tanda merestui pernikahan mereka dan memberikan berkat.


i)    Minum Air Degan

Air degan atau air kelapa muda dilambangkan sebagai air suci dan air kehidupan. Air degan yang diminum bersumber dari satu gelas saja untuk seluruh keluarga. Sang ayah dari mempelai wanita akan menjadi yang pertama meminum air degan, lalu diteruskan ke sang ibu hingga kepada kedua mempelai. 


(Foto by Hello Wedding Organizer)

j)     Kacar Kucur

Sebuah tahap dimana mempelai pria memberikan lambang harta dengan cara mengucurkan beras kuning pada pangkuan mempelai wanita yang dibawahnya dialasi dengan kain. Tampa kaya mempunyai makna simbolik bahwa seorang pria bertanggung jawab untuk memberi nafkah kepada istrinya.


(Foto by Hello Wedding Organizer)


k)    Dulangan

Kedua mempelai saling menyuapi nasi satu sama lain, yang melambangkan akan hidup bersama dalam susah maupun senang.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

l)     Sungkeman

Mempunyai makna simbolik yaitu tanda bakti anak kepada orangtua yang telah membesarkannya hingga dewasa, permohonan anak kepada orangtua supaya diampuni kesalahannya dan memohon do'a restu supaya dalam membina bahtera rumah tangga dapat bahagia dan sejahtera. Mempelai pria melepaskan keris yang merupakan lambang kekuatan yang dipakainya ketika sungkeman, hal ini mempunyai makna simbolik penghormatan kepada orangtua, serta sebesar apapun pangkat atau kekuatan yang dimiliki oleh anak, maka dihadapan orangtuanya tidak boleh ditampakkan.


(Foto by Hello Wedding Organizer)

16.   Resepsi Pernikahan 
Sebelum duduk di pelaminan, kedua mempelai akan diiringi Tarian Cucuk Lampah saat masuk ruang resepsi dan melakukan kirab. Kirab merupakan barisan arak-arakan yang mengantarkan kedua mempelai menuju pelaminan. Susunan dalam kirab terdiri dari seorang cucuk lampah, dua satrio sakembaran, dua gadis kecil patah sakembaran, putri domas yang berjumlah 4-8 gadis remaja, kedua mempelai, ibu kedua mempelai, ayah kedua mempelai, dan baris terakhir diisi oleh saudara kandung mempelai wanita, kemudian saudara kandung mempelai pria.

        

(Foto by Hello Wedding Organizer)

Apabila kamu mencari Catering yang Amanah dan Profesional jatuhkan pilihanmu kepada "Hello Catering & Wedding Package", karena Hello Catering mempunyai Tim WO On The Day sendiri yaitu "Hello Wedding Organizer" yang akan membantu Acaramu sampai tuntas.

Jangan lupa, balutan Kebaya dan Gaun terpercaya dari "Hello Bridal" yang bisa jadi pilihan kamu. Dan rangkaian Dekorasi cantik nan elegan dari "Hello Dekorasi Bekasi" yang jangan sampai kamu lewatkan yaa..

Hubungi kami :
HELLO WEDDING ORGANIZER
WhatsApp : 0813-1068-9271 (Dhika)
Kantor : (021) 82599843
 
Instagram : https://www.instagram.com/hello_weddingorganizer/
Hello Wedding Organizer on Google :
https://g.co/kgs/FTEYv2
https://g.co/kgs/2aQoQJ
https://g.co/kgs/QpjTgb

Jumat, 17 September 2021

PERNIKAHAN SUDAH KEMBALI NORMAL DI MASA PPKM by HELLO CATERING & WEDDING PACKAGE

Rencana Pernikahan Calon Pengantin Tertunda Karena PPKM?

Jangan khawatir! Pernikahan Sudah Kembali Normal Lho!

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dimulai sejak awal Juli 2021, lalu perlahan-lahan diturunkan levelnya seiring dengan turunnya kasus positif Covid-19 di daerah Jawa dan Bali. Maka dari itu, dengan diturunkannya tingkat pengetatan dari Level 4 ke Level 3, maka beberapa kegiatan masyarakat sudah diperbolehkan untuk berjalan kembali, salah satunya penyelenggaraan resepsi pernikahan, yang sebelumnya dilarang.

Saat ini, beberapa gedung atau venue pernikahan sudah terbuka kembali untuk para calon pengantin yang sejak lama menunda rencana pernikahan mereka akibat pandemi covid-19. Calon pengantin tetap bisa untuk menyelenggarakan acara pernikahan di masa PPKM ini, asalkan tetap mematuhi peraturan dari pemerintah, yaitu menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan jumlah tamu undangan yang dibatasi.

Walaupun demikian, jika calon pengantin memutuskan untuk tetap menyelenggarakan pernikahan di masa PPKM ini, alangkah baiknya memilih vendor pernikahan yang profesional dan sudah terbiasa menangani pernikahan di masa pandemi, terlebih lagi di masa PPKM ini yang mengharuskan semua vendor pernikahan bahkan seluruh masyarakat mematuhi peraturan dari pemerintah.

Jika calon pengantin tidak sanggup mengurus pernikahan sendiri, bisa saja mengandalkan keluarga dan teman yang bisa membantu. Tetapi, apakah mereka semua memiliki pengalaman untuk mengurus sebuah pernikahan? Dan bisa bekerja profesional? Tentunya calon pengantin ingin acara pernikahannya berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Bagi calon pengantin yang tidak ingin repot atau terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak bisa mengurus sendiri pernikahan atau memang tidak sanggup untuk menangani semua persiapan tersebut dan membutuhkan tenaga profesional, maka saat itulah calon pengantin membutuhkan jasa wedding planner.

Hello Catering & Wedding Package (PT. Hello Jaya Abadi) sudah berdiri sejak tahun 2002 dan profesional dalam perencanaan pernikahan. Seluruh tim, mulai dari dari Catering, Dekorasi, Rias Busana, Entertainment, Fotografi, bahkan EO/ WO merupakan kesatuan bagian dari Hello Catering & Wedding Package. Hello Catering memegang kendali serta tanggungjawab penuh terhadap seluruh bagian dari tim, dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk para klien yang sudah bekerjasama dengan Hello Catering.

Bagi calon pengantin yang masih bingung untuk mengurus pernikahannya, Hello Catering memberikan penawaran yang sangat menarik agar acara pernikahan calon pengantin bisa diselenggarakan sesuai dengan rencana dan berjalan lancar. Promo yang diberikan Hello Catering pastinya membuat calon pengantin tidak mau berpikir 2x untuk memutuskannya, seperti Free Honeymoon dan Free Tim WO on The Day, dan juga Paket All-in yang dimiliki Hello Catering sangat memudahkan para calon pengantin. Sangat menarik bukan?

(Promo Hello Catering & Wedding Package)

FREE HONEYMOON 3 HARI 2 MALAM KE BALI!

Hanya untuk 10 Pasang Pengantin Beruntung!

Promo berlaku per 17 September 2021.️
 
INFO :
Akad - Resepsi sudah diperbolehkan dengan jumlah tamu banyak lho, ayo lanjutkan prosesmu!
 
Segera buat Janji Temu di Kantor kami! Kami bantu seluruh kebutuhan Acara mulai dari Venue sampai Paket All-In Acara.
 
Kami dipercaya karena :
- Berdiri sejak tahun 2002
- Berlisensi PT. HELLO JAYA ABADI
- Bersetifikat Higienis Din-Kes
- Bahan Baku Halal, Ber-BPOM & MUI
- Berpengalaman & Profesional
- Memiliki Karyawan >100 orang
- Mempunyai Tim WO sendiri
- Tim Rias Bersetifikat MUA
- Gallery Busana sendiri

Apabila kamu mencari Catering yang Amanah dan Profesional jatuhkan pilihanmu kepada "Hello Catering & Wedding Package", yang juga memberi "Garansi Makanan Tidak Akan Kurang Hingga Akhir Acara", Hello Catering mempunyai Tim WO On The Day sendiri yaitu "Hello Wedding Organizer" yang akan membantu Acaramu sampai tuntas.

Jangan lupa, balutan Kebaya dan Gaun terpercaya dari "Hello Bridal" yang bisa jadi pilihan kamu. Dan rangkaian Dekorasi cantik nan elegan dari "Hello Dekorasi Bekasi" yang jangan sampai kamu lewatkan yaa..

Hubungi kami :
HELLO CATERING & WEDDING PACKAGE
WhatsApp : 0822-6112-8468 (Nadia)
Kantor : (021) 82599843
 
Instagram : https://www.instagram.com/hellocatering_bekasi/
Facebook : https://www.facebook.com/cateringmurahbekasijakarta/
Twitter : https://twitter.com/HelloCatering1?s=08
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCtwXBGyZveafNVtqrwjeKkg
Hello Catering & Wedding Package on Google :
https://g.co/kgs/xeDtgN
https://g.co/kgs/qxRq7s
https://g.co/kgs/QpjTgb

Selasa, 14 September 2021

TIPS MEMILIH GAUN PENGANTIN YANG TEPAT UNTUK HARI PERNIKAHAN by HELLO BRIDAL

(Koleksi Gaun Hello Bridal)

Tampil cantik dan menawan adalah hal yang diinginkan semua wanita di hari pernikahan mereka. Oleh karena itu, memilih gaun pengantin merupakan bagian terpenting bagi calon pengantin wanita agar bisa tampil cantik secara sempurna di hari pernikahan mereka. Berikut ini ada beberapa Tips Memilih Gaun Pengantin yang Tepat untuk Hari Pernikahan :


1.   Memperkirakan Biaya untuk Gaun

Membeli, menyewa atau membuat gaun pengantin membutuhkan pengeluaran yang cukup besar, bahkan membuat calon pengantin mengeluarkan uang berlebih. Hal ini perlu dipikirkan secara matang agar budget gaun sesuai dengan perhitungan calon pengantin.


2.   Menentukan Gaun Sesuai Karakter Pribadi

Pilihlah gaun pernikahan yang benar-benar menunujukkan karakter calon pengantin, namun bisa ditambahan dengan sentuhan yang lebih mewah daripada gaun biasanya. Calon pengantin bisa memilih model atau potongan gaun yang sesuai dengan keinginan.

 

3.   Menggunakan Bahan yang Nyaman

Bahan merupakan salah satu hal yang penting dalam memilih gaun., jika kulit calon pengantin sensitif, jauhi bahan-bahan seperti lace, yang memiliki aksen bulu, ataupun bahan lain yang dapat membuat reaksi alergi pada tubuh. Pilihlah bahan yang mudah menyerap keringat dan nyaman dikenakan baik siang ataupun malam, karena gaun tersebut akan di gunakan sepanjang acara.


4.    Memilih Gaun yang Praktis Digunakan

Gaun pengantin yang tampak cantik belum tentu praktis untuk digunakan. Pada hari pernikahan akan ada banyak kegiatan yang dilakukan, oleh karena itu sebaiknya calon pengantin memilih gaun yang praktis untuk dikenakan.


5.   Menyesuaikan dengan Bentuk Tubuh

Seringkali calon pengantin memaksakan memakai gaun yang sebenarnya tidak pas dengan ukuran tubuhnya, hanya karena ingin tampil cantik. Padahal, gaun yang tidak sesuai dengan bentuk tubuh akan membuat tampilan menjadi tidak sedap dipandang. Jadi, sebaiknya calon pengantin memilih gaun yang benar-benar pas dengan bentuk tubuh agar tetap terlihat menawan.


6.   Memilih Warna Gaun yang Sesuai

Menyelaraskan warna gaun dengan kulit calon pengantin merupakan point yang penting untuk diperhatikan, karena hal ini menentukan penampilan yang sempurna saat hari pernikahan. Mayoritas gaun pernikahan adalah berwarna putih, tetapi tidak ada salahnya untuk menggunakan warna cerah atau pastel.


7.   Menyesuaikan dengan Tema Pernikahan

Jika calon pengantin berencana mengadakan acara pernikahan di outdoor, baik itu di taman ataupun disisi kolam renang, pilihlah gaun pengantin yang sesuai dengan bahan yang ringan agar dapat memudahkan ruang gerak. Selain itu, calon pengantin juga bisa memilih memakai ball gown yang cantik, jika venue yang dipilih adalah gedung atau ballroom. 


(Koleksi Gaun Hello Bridal)

Hello Bridal menyewakan dan menerima jasa desain dan jahit kebaya tradisional atau modern, gaun, dress, jas dan beskap untuk hari pernikahan. Kamu dapat membuat janji temu untuk fitting busana, ataupun dapat berkonsultasi dengan desainer kami untuk menjahit busana pernikahan sesuai impianmu.


Apabila kamu mencari Catering yang Amanah dan Profesional jatuhkan pilihanmu kepada "Hello Catering & Wedding Package", karena Hello Catering mempunyai Tim WO On The Day sendiri yaitu "Hello Wedding Organizer" yang akan membantu Acaramu sampai tuntas.

Jangan lupa, balutan Kebaya dan Gaun terpercaya dari "Hello Bridal" yang bisa jadi pilihan kamu. Dan rangkaian Dekorasi cantik nan elegan dari "Hello Dekorasi Bekasi" yang jangan sampai kamu lewatkan yaa..

Hubungi kami :
HELLO BRIDAL
WhatsApp : 0813-1068-9277 (Febby)
Kantor : (021) 82599843

Instagram : https://www.instagram.com/hellobridal_bekasi
Facebook : https://www.facebook.com/hellobridalbekasi
Twitter : https://twitter.com/Hello_Bridal
Bridestory : https://www.bridestory.com/hello-bridal
Youtube : https://youtube.com/channel/UCCZJHaAxpOjB1Xdm43rV1uA
Hello Bridal on Google : https://g.co/kgs/RYkQmY

TIPS MEMPERSIAPKAN PERNIKAHAN DI MASA PANDEMI by HELLO WEDDING ORGANIZER

Tidak sedikit calon pengantin yang menunda dan mengubah tanggal pernikahan di masa pandemi ini, dan berharap agar masa PPKM segera berlalu dan level pembatasan akan semakin diturunkan. Disamping itu, calon pengantin yang baru saja memulai mempersiapkan rencana pernikahan, rasanya ingin persiapannya dapat berjalan dengan bebas tanpa banyak pembatasan kegiatan. Berikut beberapa Tips Mempersiapkan Pernikahan di Masa Pandemi :


1.   Menggunakan Jasa Wedding Planner

Menggukanakan jasa wedding planner adalah salah satu bagian terpenting dalam mempersiapkan pernikahan calon pengantin. Memiliki wedding planner yang siap membantu menghadapi ketidakpastian perencaan pernikahan di masa pandemi seperti sekarang ini, akan membuat para calon pengantin jauh lebih tenang, dibanding hanya merencanakan berdua dengan pasangan. Banyak sekali informasi mengenai perubahan-perubahan mendadak yang terkadang tidak valid dan cenderung bisa membuat calon pengantin dan keluarga menjadi panik.


(Tim Hello Wedding Planner)

2.   Menentukan Vendor Pernikahan yang Memiliki Kredibilitas Baik

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melihat kredibilitas suatu vendor pernikahan adalah dengan mencari tahu informasi mengenai vendor tersebut, apakah vendor yang dipilih memiliki kantor atau rumah produksi yang beralamat jelas? atau memiliki rekam jejak yang baik atau tidak. Tidak ada salahnya untuk bertanya kepada teman atau saudara mengenai vendor pernikahan yang mereka rekomendasikan, atau calon pengantin juga bisa mencari tahu sendiri melalui sosial media mengenai vendor yang dipilih.


(Kantor Hello Catering & Wedding Package dan Gallery Hello Bridal) - PT. HELLO JAYA ABADI


3.   Memilih Venue yang Telah Memiliki Izin Penyelenggaraan Acara Pernikahan

Pada masa PPKM sekarang ini, izin penyelenggaraan acara pernikahan sangatlah penting. Pemerintah mewajibkan adanya izin penyelenggaraan acara pernikahan khusus yang dikeluarkan oleh Kemenparekraf. Protokol kesehatan menjadi salah satu faktor yang penting agar bisa mendapatkan izin tersebut. Maka dari itu, izin penyelenggaraan acara pernikahan dari Kemenparekraf ini bisa menjadi jaminan jika venue yang dipilih memang sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.


4.   Memiliki Rencana Cadangan

Di masa pandemi yang tidak menentu ini, calon pengantin perlu mempersiapkan rencana cadangan untuk acara pernikahan mereka. Konsultasikan hal ini dan dapatkan kesepakatan dari setiap vendor untuk rencana cadangan tersebut. Selain itu, pastikan juga ada pilihan menunda, apabila keadaan berjalan tidak sesuai dengan keinginanmu, kamu bisa mempersiapkan rencana B, C, hingga D.

 

5.    Memanfaatkan Paket Pernikahan All-in yang Lengkap

Agar lebih memudahkan perencanaan pernikahan, manfaatkanlah paket all-in pernikahan yang ditawarkan oleh vendor, tetapi dengan catatan paket all-in yang ditawarkan tidak membatasi kebutuhan calon pengantin. Paket all-in yang dimaksud adalah sudah mencakup venue, dekorasi, rias busana, MC, dokumentasi dan tim WO, sehingga calon pengantin tidak akan pusing karena semua kebutuhan pernikahan sudah dalam satu kesatuan. Berikut adalah salah satu penawaran menarik paket all-in dari "Hello Catering & Wedding Package" yang bisa membantu para calon pengantin yang masih bingung dalam perencanaan pernikahan mereka. 



(Hello Catering & Wedding Package)

Apabila kamu mencari Catering yang Amanah dan Profesional jatuhkan pilihanmu kepada "Hello Catering & Wedding Package", karena Hello Catering mempunyai Tim WO On The Day sendiri yaitu "Hello Wedding Organizer" yang akan membantu Acaramu sampai tuntas.

Jangan lupa, balutan Kebaya dan Gaun terpercaya dari "Hello Bridal" yang bisa jadi pilihan kamu. Dan rangkaian Dekorasi cantik nan elegan dari "Hello Dekorasi Bekasi" yang jangan sampai kamu lewatkan yaa..

Hubungi kami :
HELLO WEDDING ORGANIZER
WhatsApp : 0813-1068-9271 (Dhika)
Kantor : (021) 82599843
 
Instagram : https://www.instagram.com/hello_weddingorganizer/
Hello Wedding Organizer on Google :
https://g.co/kgs/FTEYv2
https://g.co/kgs/2aQoQJ
https://g.co/kgs/QpjTgb

MAKNA PROSESI NYAWER ATAU SAWERAN DALAM PERNIKAHAN ADAT SUNDA by HELLO WEDDING ORGANIZER

(Foto by Hello Wedding Organizer) Budaya  Nyawer  atau  Saweran  dalam adat pernikahan Sunda menjadi acara yang menambah semarak dan kemeria...